kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia kursus beladiri wanita melawan kejahatan seksual beladiri wanita jakarta melawan indonesia
Skenario Perkosaan (1)
Yanti seorang karyawati perusahaan asing bolak-balik mengintip jam kantor - dia begitu risau kalau tidak sempat ke Laundry segera setelah rapat penting dikantornya. Selain macet yang akan menghadangnya - juga hari ini dia ada janji dengan mertuanya untuk pergi ke RS untuk mengambil hasil laboratorium. Jam ketika itu menunjukkan 20:15. Begitu pimpinan rapat menutup rapat dia bergegas menuju loker untuk mengambil bawaan dan kunci mobilnya. Dari lantai 12 tempatnya bekerja - dia tahu hampir semua kantor sudah gelap dan kosong pada jam itu. Sebagai wanita Yanti karirnya baik dan dia bukan tipe wanita yang penakut. Dia kenal semua lorong digedung perkantoran itu. Ketika masuk ke lift - sekilas ia melihat bayangan seorang laki-laki : "Ah sepertinya aku kenal dia" Sayang, ia tidak sempat menekan tombol door-open agar laki-laki tadi bisa bersamanya di lift..." Dia seperti pegawai lantai 16,...atau agen asuransi ..atau....ah...tau-ah".. Yanti bergegas menuruni lorong menuju mobilnya diparkir - lorong parkir dikantornya selalu remang - karena peraturan parkir yang menginap dikantor itu mewajibkan pemilik mobil memarkir kendaraannya ditempat khusus. Jika saja jalanan tidak macet nanti - pasti aku masih sempat mampir ke penjual martabak manis kesukaannya - pikir Yanti. Ketika sampai didepan pintu mobil - sambil mencari kunci mobil ditasnya ia melihat seorang laki-laki berada 10 meter didepannya , dan bergerak menujunya : "Ah agen asuransi itu..mau apa dia?"....Kunci mobil tak juga bisa dia temukan - karena pandangan matanya mengarah kelaki-laki tadi. Pria itu - kira-kira seumur dengan suaminya - badannya tegap dan cukup rapi ..." Ah anda pasti pegawai Bank disini" sapa laki-laki tadi..."Ngaco dia-mana bank diperkantoran ini - pikir Yanti - sambil terus mencari kunci mobilnya - " Anda pasti salah orang" jawab Yanti. "Kalau begitu anda pasti juga Tamu disini " kata pria tadi --jarak antara laki-laki itu semakin dekat - tapi nah "Ini dia !- Kunci sialan itu..." pikir Yanti sambil melihat kearah kedua ban mobilnya. Ketika dia melihat warna hitam ban mobilnya - pikirannya tertuju ke oli mesin - "Oh iya mestinya hari ini saya sudah ke bengkel"------"Bukan-saya pegawai disini, anda siapa ? jawab Yanti. Jarak pria tidak sudah semakin dekat - barangkali hanya lima langkah lagi...Tapi Yanti sudah sempat memutar anak kunci dan pintu mobilnya sudah terbuka. Parfum mobilnya menyeruak keluar. "Wangi parfum ini - sangat tajam, aku perlu menggantinya pikirnya. " Maaf - boleh pinjam korek api ?" tanya pria itu "Eh..uh..saya tidak merokok !" ..Dan pria itu sekarang sudah tepat didepannya - sementara pintu mobil sudah terbuka sedikit. "Kurang ajar ! Berani benar dia !" - "Lighter mobil anda, boleh kan ?" kata pria itu sambil menunjuk ke ruang dalam mobilnya. Sekarang Yanti baru merasakan bahwa pria itu terlalu dekat dan bau badannya mengingatkan dia pada seseorang. Pria itu tersenyum - tapi Yanti merasakannya lebih seperti menyeringai - Ketika itu Yanti - lengah dan pandangannya mengikuti arah tangan pria itu. Ketika dia sadar - dia merasakan kepalanya berat - dunia berputar - pedih dikepalanya----dan dia merasakan melayang dan .....jatuh ! " Dimana aku ?Jatuh ? atau aku....?. Ketika itu dia juga merasakan pinggangnya juga sakit - "Aku kebentur aspal "- Yanti juga merasakan stocking-nya robek - mungkin tersangkut. Dan kedua kakinya terbuka. Ketika belum seluruh kesadarannya datang - dia merasakan badannya diangkat dan didorong masuk kemobil "Nah-sekarang ambil api buat aku merokok ! kata pria itu. "Dia memukulku !"- dan ini adalah kata-kata terakhir yang bisa diingatnya- setelah itu "mimpi terburuk perempuan" terjadi dilorong parkir - didalam mobil........
SKENARIO PERKOSAAN - 2
Pesta perayaan tahun baru kali ini dirasakan agak spesial buat Renny, Waty dan Tania - ketiganya bukan hanya belum pernah tapi juga belum mempunyai gambaran seperti apa pesta yang akan diadakan disebuah villa - milik teman sekolah mereka. Villa yang indah dan luasnya hampir sebesar lapangan sepakbola itu terletak di luar kota dan jalan masuknya cukup jauh dari jalan utama. Ke-tiganya sepakat untuk berangkat bersama - dan beruntung Tania bisa mengemudikan mobil sendiri. Pesta itu dihadiri banyak orang - kelihatannya orangtua pemilik Villa itu juga mengundang relasi dan keluarganya. Ditaman digelar segala rupa makanan dan minuman, diruang lain musik berdentang keras dan semua orang berdansa disana.
Ketiga gadis belia berbaur dengan teman-teman dan tamu lain yang datang. Semuanya kelihatan gembira disamping karena suasana pesta juga karena acara yang serba mewah. Ketika acara semakin ramai - ketiga gadis ini sudah saling meninggalkan rekannya. Renny - ketika itu kelihatan akrab dengan seorang tamu - yang baru dikenalnya. Waty dan Tania - juga demikian. Walaupun sebelumnya mereka sudah sepakat untuk selalu bersama. Mereka juga berjanji harus pulang pada jam 4 dini hari.
Dipesta itu Renny- dengan teman barunya kelihatan lengket - mereka kelihatan seperti pasangan lama. Namun Garry - teman baru Renny itu - kelihatan mulai tidak dapat mengontrol dirinya - mungkin akibat terlau banyak minum alkohol - mulai mabuk - Renny, walaupun juga minum - masih cukup sadar, tapi dia mulai kehilangan kewaspadaannya.
Satu ketika Garry berusaha membawa Renny kesatu ruangan - Renny menuruti saja. Dan sekarang keduanya sudah berada disatu kamar kosong. Renny merasa bahwa dia masih dapat mengendalikan diri dan toh dibalik kamar itu banyak sekali orang lalu lalang. Ketika keduanya mulai bercumbu - dan Garry mulai kelewat batas. Pemaksaan terjadi pada Renny. Dalam keadaan hampir telanjang - Renny mencoba melawan dan menolak Garry secara halus. Sayang Garry sudah berada diluar kendalinya sendiri. Alkohol sudah terlalu banyak didalam tubuhnya - apalagi Renny kelihatan hanya melakukan penolakan halus. Beruntung saat itu Renny ingat ponsel-nya. Dia berusaha menghubungi kedua kawannya : Waty dan Tania. ..tapi tak ada jawaban..........Adakah pilihan lain selain melawan? Bagaimana cara melawan?
Pengalaman adalah pelajaran yang baik terutama agar kejadian yang tidak kita harapkan tidak terjadi - pada diri kita atau orang yang kita cintai.
Jika anda diserang dengan pelukan - untuk melepaskannya gunakan alat apa saja untuk membuat pelukannya lepas. Mata adalah sasaran anda.
Jika tidak ada alat - gunakan ibu jari (jempol) - tusuk bola mata sekuatnya. Cara ini - akan menghilangkan alat serangnya yang paling penting - penglihatannya.
Sekuat apapun penyerang anda - biji matanya tetap lemah.
Banyak orang beranggapan bahwa jika anda sudah atau pernah belajar beladiri - maka anda mampu melawan penyerang anda.
Pengalaman membuktikan bahwa pelajaran dikelas beladiri-pada umumnya-tidak dipersiapkan untuk serangan kejahatan seksual.
Pelaku kejahatan seksual berbeda dengan penjahat....Mereka melihat anda sebagai "obyek" dan dalam banyak kasus anda baru melihatnya sebagai musuh ketika penyerang sudah berada diatas badan anda dan anda berada dibawah !
Bagaimana bisa melawan jika tangan dan kaki anda tidak mungkin anda gunakan.
Yang berwajib menangkap pemuda atas hasil laporan seorang wanita yang menjadi korban perkosaan. Pemuda biadab itu mengatakan kepada polisi bahwa ia akan memperkosa lagi jika kesempatan itu ada. Kata-kata itu diucapkan bahkan sebelum vonis pengadilan - sungguh jahat.
Berdasarkan berita acara, pemuda tsb. mengaku bahwa dia sudah lama mengincar wanita korbannya itu. Ketika tertangkap setelah memperkosa, pemuda itu berceloteh bahwa korban begitu "menantang" badannya...rambutnya.... pakaiannya dan pandangan matanya.
Dilain pihak, yang ditemukan adalah wanita tua yang berbadan gemuk, berpakaian piyama dan rambutnya penuh dengan rol rambut - Semuanya jauh dari bayangan pelaku.
Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari kejadian ini ?
Pemerkosa menciptakan sendiri bayangannya - fantasinya ...dan korbannya bisa siapa saja.
Setiap wanita : baik tua, muda atau anak-anak mempunyai resiko menjadi korban yang sama bahkan di negara seperti di Amerika pria juga mengalami perkosaan dari kaum gay.
Pelaku perkosaan bisa orang yang tidak dikenal , mantan pacar/suami, pimpinan kantor saat perjalanan dinas, teman dekat bahkan keluarga sendiri.