tindakan dan cara perlawanan bagi wanita menghadapi kejahatan dan kekerasan perempuan tindakan dan cara perlawanan bagi wanita menghadapi kejahatan dan kekerasan perempuan tindakan dan cara perlawanan bagi wanita menghadapi kejahatan dan kekerasan perempuan tindakan dan cara perlawanan bagi wanita menghadapi kejahatan dan kekerasan perempuan tindakan dan cara perlawanan bagi wanita menghadapi kejahatan dan kekerasan perempuan tindakan dan cara perlawanan bagi wanita menghadapi kejahatan dan kekerasan perempuan tindakan dan cara perlawanan bagi wanita menghadapi kejahatan dan kekerasan perempuan tindakan dan cara perlawanan bagi wanita menghadapi kejahatan dan kekerasan perempuan tindakan dan cara perlawanan bagi wanita menghadapi kejahatan dan kekerasan perempuan tindakan dan cara perlawanan bagi wanita menghadapi kejahatan dan kekerasan perempuan tindakan dan cara perlawanan bagi wanita menghadapi kejahatan dan kekerasan perempuan tindakan dan cara perlawanan bagi wanita menghadapi kejahatan dan kekerasan perempuan tindakan dan cara perlawanan bagi wanita menghadapi kejahatan dan kekerasan perempuan tindakan dan cara perlawanan bagi wanita menghadapi kejahatan dan kekerasan perempuan tindakan dan cara perlawanan bagi wanita menghadapi kejahatan dan kekerasan perempuan tindakan dan cara perlawanan bagi wanita menghadapi kejahatan dan kekerasan perempuan tindakan dan cara perlawanan bagi wanita menghadapi kejahatan dan kekerasan perempuan tindakan dan cara perlawanan bagi wanita menghadapi kejahatan dan kekerasan perempuan tindakan dan cara
an dan cara perlawanan bagi wanita menghadapi kejahatan dan kekerasan perempuan
Fight Back ! Program is a must for every women.... Program pelatihan bela diri ini diperuntukan bagi Perempuan yang dengan segala kelemahannya memilih menyatakan"Ya Aku akan melawan" segala bentuk kekerasan seksualpada dirinya.
Dipersembahkan oleh Sekolah Taekwondo Matra - Jakarta
Becareful with your fighting style - by Andre Tuwaidan
A Misconception about Self Defense for women.
Do you think you - as a woman - with no doubt - you could win a man in a fight ?
If your answer is : "Yes !" - Sorry you probably have a wrong view from your Instructor......"But my Sinsei said so !!
Yes, I'm agree with your instructor - but in the reality you ONLY can fight a man - and more likely you'll lost !
Find out the truth here about what most women need to know to protect their life .........the right way and not using the so called "Traditional way" in a wrong way! Fight Back Program will be here for you soon or contact us for details.Thank you !
Waspadalah pada gaya bertarung anda - salah Kaprah tentang Bela diri Wanita"
Apakah anda -sebagai wanita - sangat yakin bahwa anda bisa mengalahkan laki-laki dalam satu perkelahian ?
Jika jawaban anda : "Ya"...Maaf anda mungkin mendapat penjelasan yang salah dari Pelatih anda...."Tapi Sensei ku lah yang berkata demikian !
Baik, saya setuju dan tidak bermaksud melawan pendapat Pelatih anda - tapi pada kenyataannya, yang bisa anda perbuat hanyalah melawannya dan yang terjadi biasanya kamu akan kalah !
Dapatkan kebenarannya disini tentang apa yang benar-benar diperlukan seorang wanita untuk melindungi dirinya...dengan cara yang benar..... dan tidak dengan menggunakan - apa yang banyak disebut sebagai Cara Tradisional dengan cara pandang yang salah !
FightBack Program adalah pelatihan beladiri khusus wanita menghadapi serangan kejahatan seksual termasuk perkosaan. Dan ini bukan pelajaran cara bertarung !
Mengapa Khusus wanita ? karena didalamnya terdapat tehnik yang tepat serta sesuai dengan kekuatan sekaligus kelemahan wanita pada umumnya.
Tindak kekerasan seksual perempuan bisa terjadi dimanapun. Dari studi dan statistik diketahui bahwa Pelakunya bisa datang dari lingkungan rumah (orang yang dikenal ) dan luar rumah (orang tak dikenal)..
Ketakutan wanita pada kejahatan ini akan membuat kebebasan wanita terbatas..Ketakutan ini mengakibatkan hidup wanita terbelenggu. Hasilnya : " Jangan keluar malam...Tidak baik , kamu kan perempuan..." atau "Malam-malam begini...sendirian ?"...Itulah kata-kata yang selalu menyertai kekuatiran lingkungan atas hak perempuan. Kami mempunyai pandangan sendiri mengenai sikap melindungi yang bisa berdampak negatif bagi kebebasan perempuan.
Dengan keterbatasan dan hambatan dari dalam diri lingkungan perempuan dalam menghadapi resiko penyerangan seksual yang terutama dan paling penting menurut kami adalah tidak mempercayai lagi konsep atau metode latihan beladiri yang menonjolkan "machoism" , maskulin atau menjadikan siswa wanita sekuat laki-laki. Bagaimanapun kodrat lahiriah perempuan tidak sekuat laki-laki.
Dari pengamatan kami , beberapa pelatih ilmu beladiri (terutama yang berbasis olahraga) mengatakan bahwa jika anda seorang pemegang medali emas atau juara- maka anda pasti bisa melindungi diri anda. Kami juga mendapatkan bahwa banyak sekali tehnik kelihatannya baik (....dan juga yang "ajaib"....) namun sangat sulit digunakan dalam situasi sebenarnya.
Kesalahan yang umum lainnya adalah dari konsep dasar dan metode latih yang dipakai oleh seorang pelatih beladiri yang mungkin kebetulan adalah mantan atlit nasional beladiri didalam mengajar yang cenderungan terbawa pada situasi kompetisi. Kompetisi adalah dimana satu orang berhadapan satu orang lainnya yang diatur oleh peraturan pertandingan.
Kami sama sekali tidak bermaksud mengecam cara-cara latih "model Olimpiade" namun kemudian pertanyaannya adalah : " Dengan peraturan. sistim nilai, pelindung badan akan samakah dengan kejadian sebenarnya?".
Beberapa pelatih mengaku bahwa minatnya untuk mengajar beladiri tidak besar ---- beberapa bahkan tidak punya pengetahuan sama sekali --- walaupun kita tahu bahwa inti dari , katakanlah karate, taekwondo, judo itu semua adalah bela diri - bukan olahraga.
Kesalahan pemilihan konsep olahraga yang campur baur dengan bela diri ini - jelas akan membuat komunitas bela diri terpojok. Pencapaian prestasi olahraga yang terlalu dominan dan - maaf - cenderung ngawur dalam bela diri hanya akan membuat nilai bela diri itu sendiri hancur.
Selain itu, secara moral pelatih yang mengaku mengajarkan bela diri padahal faktanya dia mengajarkan olahraga , berarti dia sudah meninggalkan peran dan kewajibannya yang utamanya yakni melatih siswa/muridnya agar terampil bela diri.
Pada kenyataannya kejahatan seksual dapat terjadi kepada semua wanita dan semua tingkat usia. Di Afrika seorang bayi 3 bulan diperkosa- di Jawa Tengah seorang nenek berusia 86 th diperkosa. Untuk itu penting untuk tahu : apa yang ada dalam pikiran (motif) seorang pelaku kejahatan seksual saat akan melakukan niat jahatnya? Siapa korban paling potensial? Bagaimana meng-identifikasi pelaku? Dimana kekerasan seksual terjadi? Apa tindakan pencegahannya?
Ketika pilihan anda " Ya saya perlu belajar beladiri ", maka saat akan memilih bela diri sebaiknya kita tidak memilih berdasarkan jenis atau gaya beladiri-nya tapi lebih kepada bagaimana dan apa prioritas yang disiapkan oleh seorang Guru, Sinsie, Sempai atau Sabeum - nya.
Artinya apa saja bisa jadi pilihan anda tapi ketika yang anda lihat diruang latihan adalah baku hantam yang ganas ---atau sebaliknya latihan keindahan gerak --- atau penghancuran benda-benda keras ----- Silahkan putuskan yang mana pilihan anda.
Sebagai perempuan kita akan berfikir pilihan apa yang saya miliki saat terjadi serangan? Menyerah, melawan atau mungkin langsung jatuh pingsan ...? Jika pilihan anda "melawan" maka pertanyaan berikutnya adalah : apa yang ada pada anda untuk melawan pelaku ?
Saya akan berteriak sekeras-kerasnya ! " Bagus ! ini adalah salah satu pilihan tepat.
Dikota-kota besar banyak terdapat sentra-sentra kegiatan bagi anak dan remaja seperti kursus : bahasa, musik , matematika, tari, kebugaran dsb dengan pelayanan dan kualitas yang luar biasa baiknya.
Kini saatnya kita sebagai orang tua juga mau mempersiapkan keterampilan yang diperlukan putra-putri kita saat menghadapi serangan kejahatan - dan itu harus termasuk melawan kejahatan seksual.
Sayangnya, kegiatan beladiri yang banyak bertebaran ini, kelihatannya lebih memperlihatkan konsentrasi materi ajarnya pada olah raga-prestasi .
Berdasarkan kebutuhan masyarakat serta kenyataan bahwa dalam kehidupan kita terdapat berbagai bentuk kejahatan - termasuk pada anak dan kejahatan seksual pada perempuan kami terpanggil untuk melakukan pengamatan dan riset.
Program pelatihan yang kami susun selama lebih dari lima tahun dipersiapkan di dojang kami. Saat ini kami mencoba memberikan solusi yang bisa menjadi pilihan serta jelas diperlukan bagi masyarakat. - terutama perempuan dan anak-anak dalam melawan pelaku kejahatan seksual.
Misi kami : Sebagai pecinta beladiri Taekwondo, kami bermaksud memberikan sumbangsih nyata kepada masyarakat yang membutuhkannya berupa pelatihan bela diri seluas-luasnya serta dengan cara dan metode latih yang terbaik
Kami membuka diri untuk bekerjasama dengan organisasi perlindungan perempuan untuk turut memberi bekal keterampilan dan pengetahuan tentang kekerasan pada perempuan khususnya tindakan kejahatan seksual. Bentuk kerjasama yang kami berikan adalah pelatihan keterampilan untuk melakukan pencegahan dan perlawanan atas pelakunya. Mari bergandeng tangan bersama-sama dan rapatkan barisan melawan kejahatan terhadap perempuan.
Kami juga membuka kesempatan kerjasama dengan gerai kegiatan masyarakat untuk mengadakan pelatihan pengetahuan dan ketrampilan melawan pada pelaku kejahatan seksual : sekolah, sport club, fitness centre atau Activity Centre.
Elbow Strike and Scream (.. Like Hell !!..) is one of the effective technique for women in a sexual assault situation
Women have the right to live Free. To live free you need to know your rights and also know how to free yourself from fear and any forms of intimidation the right way.
Perempuan berhak untuk hidup bebas. Untuk hidup lebih bebas perempuan harus mengetahui hak-haknya serta tindakan untuk membebaskan dirinya sendiri dan semua bentuk kejahatan dan ancaman dengan cara yang benar
Prosedur dan prinsip dasar pencegahan dan perlawanan yang harus diketahui dan dilakukan wanita menghadapi serangan dari pemerkosa :
1. Waspada dengan lingkungan dimana anda berada
Dengan mengetahui lingkungan, anda akan tahu kemana akan berjalan. Ketahuilah bahwa kami bisa mengetahui wanita yang berjalan dalam keadaan bingung hanya dari cara berjalannya. Jadi berjalanlah dengan mantap dan tahu kemana akan melangkah . Sebaiknya anda tahu dimana letak pos polisi/satpam, telpon umum,pom bensin atau toko (yang buka) 24 jam sehingga ketika terjadi sesuatu anda tahu kemana akan menuju. Jika anda mendengar bahwa di daerah itu banyak terjadi kejahatan - sebaiknya menghindar - jika harus berada disana kenali lingkungannya !
Pelaku kejahatan biasanya akan memilih tempat yang sepi untuk melaksanakan niat jahatnya. Jadi jika anda harus lari untuk menghindari serangan pilihlah tempat yang banyak orang. Walaupun di kota-kota besar berlaku - " banyak orang tapi sedikit manusia "...Jangan kuatir ---tetaplah kesana : Bagaimanapun pelaku (pasti lebih takut dari anda ) dan bisa membatalkan niatnya karena resiko dia tertangkap jadi jauh lebih besar.
3. JIka terjadi serangan : Kerjakan apapun untuk menarik
perhatian orang lain;
Pelaku biasanya akan berkata " Awas..jika kamu berteriak "kamu kubunuh !."...Jangan percaya kata-katanya ! Secara psikis pelaku menyatakan ketakutannya --dan jika dia takut maka anda bisa membuat niat jahatnya berubah atau minimal ragu - sehingga anda bisa melarikan diri. Prinsipnya buatlah segaduh mungkin. Berteriak adalah salah satu pilihan. Jadi --jangan ragu --berteriaklah sekeras-kerasnya. Kalau anda
ada didalam mobil bunyi klakson. Kalau serangan kebetulan terjadi ditempat tinggal, pasang stereo atau tv anda dengan suara penuh !!. Teriakan seperti : " Tolong..Tolong " di kota besar - kadang-kadang malah membuat masyarakat takut ----berteriaklah : "Kebakaran..kebakaran...api...api..."
4. Lawanlah secara fisik -segera - dengan segala yang
kamu miliki jika pelaku berusaha menggelandang
anda ketempat lain.
Pelaku kejahatan selalu berusaha meninggalkan tempat yang dirasakannya tidak aman. Tempat yang ideal baginya adalah tempat dimana ia bisa menyiksamu, menghantam korban atau memperkosa korban tanpa ada yang tahu. Dan tempat itu - biasanya - bukan tempat dimana dia menemukan korbannya pertama kali. Untuk itu,pertahankanlah posisi anda sebisanya. Jangan biarkan pelaku menggelandang anda. Bagi pelaku, semakin jauh , semakin sepi- semakin baik. Prinsipnya, gagalkan skenario pilihan tempat dari pelaku.
Caranya : adakan perlawanan, berontak , bikin kegaduhan. Jika perlu keluar dari kendaraan pelaku : lakukan itu..walaupun anda harus melompat dan mungkin luka karena tindakan itu. Ingatlah skenario yang lebih kejam hanya bisa terlaksana jika anda berhasil dipindahkan ketempat pilihannya.
5. Selalu menjaga agar ada jarak atau halangan antara
tubuh anda dengan tubuh penyerang.
Perkosaan adalah kejahatan seksual ---pelaku akan berusaha merusak kehormatan anda dengan kekuatannya. Pelaku akan berusaha melakukan hubungan dan kontak seksual - dengan paksa. Prinsipnya, jaga jarak badan (terutama dada dan pinggang) anda dengan badan pelaku - lakukan serangan - begitu jarak tubuh anda melebar gunakan untuk melarikan diri. Penjelasan secara tehnik akan disampaikan secara khusus.
6. Jika anda harus melawan --- gunakan anggota tubuh
apapun yang bisa anda kerjakan ke sasaran yg paling
lemah.
Pernahkah anda memasukan kucing kedalam bak mandi ? Jika belum coba dan perhatikan bagaimana reaksi kucing itu untuk keluar dari air yang tidak disukainya. Kucing akan mencakar apapun didekatnya, menggigit apapun yang bisa digigitnya. Dan anda ---pemiliknya sekalipun---jangan coba untuk menolongnya. Begitulah kira-kira cara dan alat-alat yang dapat anda pakai untuk melawan pelaku. Penjelasan secara teknik akan dibahas dalam artikel khusus.
Beberapa tehnik "negosiasi" terbukti bisa menggagalkan niat pelaku untuk merusak kehormatan anda. Prinsipnya : pelaku pemerkosa adalah manusia yang bermasalah dengan dirinya sendiri - melakukan perkosaan adalah tindakan untuk menunjukkan kekuatan dan kemarahannya. " Kalau Ibu mu tahu apa yang kamu akan perbuat pada ku --ia pasti menangis " - pernah diucapkan oleh korban yang selamat dari penyerangan. "Ok..Ok ..baiklah --jika kau ingin meniduri-- aku mau ----tapi bisakah kamu menggunakan kondom ?" --adalah kalimat kedua yang berhasil kami temukan dari korban yang lolos. " Ooo...Inikah keinginanmu --- Baiklah aku akan melayanimu -- perlihatkan dulu uangmu !- Ini adalah kalimat ke-tiga yang berhasil kami kumpulkan dari korban yang berhasil selamat...Tipe-tipe pemerkosa akan kita bahas dalam artikel terpisah
8. Jika perkosaan itu terjadi - berusahalah untuk tetap
hidup.
Ketahuilah bahwa HANYA jika anda hidup maka kejahatan ini bisa berakhir
9. Laporkan kejahatan itu segera
Gunakan setiap kesempatan pertama yang ada untuk melaporkan kejahatan ini kepada yang berwajib. Jangan ragu kepolisian di Indonesia sudah memiliki personel khusus untuk kejahatan seksual
10. Amankan semua bukti kejahatan.
Semua barang yang ada didalam ruangan terjadinya kejahatan seksual adalah bukti penting..Jangan merubahnya. Tindakan seperti mencuci atau berusaha menghilangkan bau dari satu barang bisa menghilangkan bukti kejahatan. Jika anda harus kerumah sakit atau berobat ceritakanlah kejadiannya sampai anda mendapatkan luka-luka tsb. bahwa luka-luka dibadan anda adalah akibat kejahatan seksual. Dokter dan paramedis akan bertindak sesuai prosedur -termasuk mengamankan bukti dan mempersiapkan surat visum.
Kunci yang dirangkai dengan tali/rantai bisa digunakan sebagai alat ampuh dalam perlawanan - disamping praktis - alat ini juga tidak termasuk benda tajam yang dilarang. Pelajari cara memasangnya - se-waktu-waktu anda memerlukannya anda sudah terlatih.
Sejatinya penguasaan bela din bukanlah mencabut jiwa feminin. Kelembutannya tak akan sirna selama hatinya disepuh kelembutan. Bela din bukannya mengajarkan kaum hawa suka adu fisik, atau menggebuk anak atau membanting suami. Tidak demikian. Bela din adalah penjagaan terhadap martabat. Dalam agama Islam bahkan Allah menyuruh , jika dihadang musuh maka hadapilah. Lantas bagaimana cara menghadapinya bila tak punya bekal bela din? Musuh tak akan bisa dikalahkan dengan ratapan. "Di izinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi karena sesungguhnya mereka dizhalimi." (Qs. Al-Ha/f: 39,) - Dikutip dari Majalah PARAS November 2007 .......TIPS & ARTIKEL LAIN