About the Instructors
Matra Taekwondo school has been blessed with several excellent instructors. In many martial arts styles, the assumption traditionally has been that once students earn a black belts means they are ready to teach other students. But we - MATRA - does not believe that simply being able to do something well qualifies a person to teach it. During the last 5 years, MATRA has developed an intensive instructor training program to insure that all MATRA instructors are skilled and professional teachers.
Some of the Personal Benefits our dedicated instructors receive from their hard work and effort include: developing Leadership Skills, improving Taekwondo techniques, Learning Instructional Techniques, Life Skills Training and attending national/province training events
Before becoming certified, MATRA black belts spend 12 months as instructor trainees and are required to teach at least 300 hours under the supervision of a senior instructor.
Becoming a first level of our instructors team takes many years of training, hours of practice and comprehensive written and physical examination.
We are dedicated into bringing the best service to our students therefore all of our instructors are should be a full time teachers : a taekwondo instructor by profession. Could we expect best service from a part time teacher ?
Our Instructors Creed
1. I will teach any class as if it is the most important class I will ever
teach.
2. I am patient and enthusiastic.
3. I lead by example
4. I will do my best to be a role model for my student inside and outside
the training hall..
PROFIL PELATIH KAMI
Untung MS : Penasehat Tehnik, Senior Taekwondo Indonesia, DAN-6. Mantan pelatih nasional. Beliau juga adalah pengurus Taekwondo nasional ( P B T I ) yang aktif melatih hand to hand combat fighting bagi personil militer Brigade Infanteri XVII Cijantung. Ia adalah nara sumber dan penasehat bidang tehnik..
Andre "The Do" Tuwaidan : Pendiri, Direktur dan Kepala instruktur, DAN-3 ITF dan 4 WTF. Selain Taekwondo - ia menguasai Karate, Thai boxing , Pencak silat dan sedang mempelajari Krav Maga (Israeli hand to hand combat). Mantan pelatih batalyon 328 Cilodong yang aktif mengajar PE and English. Penemu dan pengembang konsep FightBack! ini juga aktif sebagai Ketua organisasi Taekwondo, sosial dan pemerhati olahraga usia dini. Ia berpendapat : bahwa pada usia dini anak tidak boleh kehilangan hak untuk bermain - karena itu cara latihan harus dikemas sesuai kebutuhan anak. Hindari menuntut anak secara berlebihan apalagi untuk menjadi berprestasi dalam olahraga karena jika anak kehilangan minat berolahraga itu adalah kerugian bagi kita semua.
Lismanto : Instruktur senior, DAN-4. Ia adalah kepala kurikulum perkumpulan ini. Lulusan penataran pelatih nasional Taekwondo ini adalah nara sumber kurikulum Taekwondo Indonesia (WTF). Cerdas dan tegas adalah keunggulannya Menurutnya seorang anak harus dikembangkan berdasarkan potensi yang dimilikinya..
Lina Liani : Instruktur taekwondo senior, DAN-2 mantan atlit KOSTRAD. Ia juga adalah wanita instruktur FightBack! Ia sangat disukai siswa karena perhatiannya yang luar biasa untuk semua kebutuhan siswa - sedang dan sesudah latihan. Ia adalah personil yang paling dikenal oleh orangtua siswa karena keramahan dan keterampilan komunikasinya. Teliti, cermat dan cepat itu adalah ciri pelatih yang satu ini. Menurutnya, tehnik motivasi yang salah akan membentuk karakter yang kurang baik. Pelatih harus mengunakan tehnik sesuai dengan pedoman psikologi olahraga.
Listyo "Smiley": Mulyo Sutanto : Instruktur senior,DAN-2. Ia adalah juara nasional. Ketenangannya saat bertanding membuat sulit dicari tandingannya. Ia juga mengajar beladiri khusus petugas keamanan. Tenang dan selalu senyum dalam situasi sesulit apapun. Baginya membentuk anak yang baik adalah dengan memperlihatkan segala sikap dan perbuatan kita yang baik.
Hermansyah : Instruktur senior, DAN-2. Spesialisasinya adalah action kick and tumbling. Ciri kelas yang ia pimpinn adalah penuh kihap dan siswa yang berkeringat ! Ia juga adalah PE teacher dan mahir tehnik Capoiera. Ia tegas, jelas dan penuh action. Ia berpendapat bahwa percuma keahlian apapun ada pada kita kalau tidak satu siswapun berhasil menguasai pelajaran kita di kelas.
Ummi "Dancer" Barokah : Instruktur senior, DAN-2. Kelas yang tertib dan penuh kegembiraan adalah ciri kelas yang dipimpin oleh wanita instruktur ini. Gerakan-gerakan Poomse yang rumit - dengan dia sebagai pelatih - jadi menyenangkan untuk dipelajari - bahkan siswa dengan gembira mengerjakannya sambil menari. Menurutnya,saat latihan terasa kering, saat itulah musik dapat memacu semangat.
Jessica "Je-je" JR : Instruktur senior, DAN-1. Ia adalah juara dalam banyak turnamen. Siswa yang dilatih olehnya selalu mengerjakan banyak latihan rumit dengan gembira. Variasi latihnya luar biasa sehingga siswa tidak pernah bosan. Baginya anak akan bosan jika mengajar dengan cara yang itu-itu saja. Pelatih harus kreatif atau siswa akan pergi.
Windarto "pak Win" : Instruktur senior DAN-2. Bagi pensiunan pembalap motor ini setiap siswa bisa mudah menguasai tehnik taekwondo karena ia kita bikin risau dengan apa yang tidak ia kuasai. Konsentarsi kita haruslah lebih kepada apa yang sudah dikuasai siswa.. Melatih Poomse adalah keahliannya .Ia adalah instruktur yang konsisten dan tepat waktu.
....seperti naik sepeda - tidak seorangpun bisa tanpa seseorang mengajarinya.
Lengkapi anak anda dengan ketrampilan beladiri dan dapatkan manfaat lain yang berguna demi masa depannya.