Waspada dan gunakan insting anda ketimbang kekuatan fisik
Sikap waspada adalah pertahanan utama kita.
Jika sikap dan tindakan anda tepat kemungkinan untuk menjadi korban perkosaan lebih kecil. Kadang mengunakan akal sehat kita lebih bermanfaat ketimbang harus berkelahi secara fisik.
Tindakan dan sikap dikeseharian anda menentukan apakah anda akan menjadi sasaran atau korban perkosaan atau tidak. Tidak ada strategi atau satu tehnik yang manjur untuk menghalau semua serangan kejahatan seksual. Semuanya tergantung anda sendiri. Anda harus tahu siapa musuh anda dan siapa diri anda sendiri. Perkecil kemungkinan anda menjadi korban perkosaan khususnya dirumah, dijalan dan dalam kendaraan.
Berikut beberapa langkah pencegahan
Dalam Rumah
1. Jagalah Pintu-pintu tetap terkunci
Pastikan pintu dalam keadaan baik jika perlu gunakan pengaman tambahan. Jangan biarkan garasi anda terbuka dengan begitu peralatan didalamnya tidak dapat digunakan untuk menjebol pintu-pintu rumah anda sendiri.
2. Tidak perlu menyembunyikan kunci cadangan diluar rumah
Kita sering meletakkan kunci dibawah keset atau dalam kotak surat ketahuilah bahwa tempat-tempat ini adalah tempat pertama yang bakal dibuka oleh penjahat ketika akan masuk. Akan lebih baik jika kunci cadangan dititipkan kepada satpam atau tetangga - khususnya untuk situasi darurat. Jika anda pindah rumah atau kehilangan kunci pintu segera ganti kunci dengan yang baru.
3. Tidak perlu membuka pintu untuk siapapun yang tidak anda kenal
Ada baiknya jika anda memasang "lubang intip" di pintu utama anda sehingga anda bisa dengan mudah tahu siapa yang datang. Ajarkan anak untuk tidak pernah membuka pintu untuk seorang yang tidak mereka kenal. Jika tamu menggunakan seragam tetaplah waspada. Pakaian seragam bisa mudah dibeli. Jika anda ragu sebaiknya hubungi kantor dari orang yang berseragam itu. Jika seseorang perlu meminjam telpon, sambungkan telpon dan tetap minta agar orang yang tidak dikenal tsb. menunggu diluar.
4. Hindari memberikan data pribadi anda ke internet
5. Waspada dengan telpon yang mencurigakan
Ketika seseorang menelpon tanyakan namanya lebih dahulu sebelum anda menyebutkan nama anda. Jika mereka bertanya nomor berapakah yang sedang mereka hubungi - jawablah dengan menanyakan nomor telpon berapakah yang mereka inginkan. Tidak perlu menjawab pertanyaan yang sifatnya pribadi termasuk dari perusahaan survei.
6. Hindari "meng-iklan diri" bahwa anda tinggal sendirian
Jika anda wanita yang tinggal sendirian, gunakan intial dari nama anda, misalnya : "M.T Soekirman" - hindari seperti "Margaret Timu S". Jika perlu tambahkan nama lain agar seakan anda tinggal bersama orang lain.
7. Periksa bagian halaman dan luar rumah anda
Pastikan pohon yang anda tanam bukan tempat untuk bersembunyi. Pasang lampu pada setiap pojoknya. Jika anda mendengar suara yang mencurigakan segera nyalakan lampu atau telpon polisi/keamanan. Jika anda harus pergi untuk beberapa waktu pasang lampu dengan "timer" . beri kesan rumah anda ada penghuninya.
Sadari ini semua untuk keamanan anda karenanya gunakan akal sehat - ini sama sekali bukan paranoid.
Bagaimana jika :
Jika anda harus menerima seseorang didalam rumah,misalnya tehnisi listrik ?. Cobalah bersikap seakan anda tidak tinggal sendirian. Misalnya, tutuplah salah satu pintu ruangan dan katakanlah : "Tolong kalau anda bicara pelan-pelan saja, suami saya sedang tidur, dia pasti marah kalau terbangun karena berisik"..
Jika anda tinggal sendirian di hotel dan seseorang yang mengaku dari petugas hotel mau masuk sebaiknya telpon ke kantor hotel untuk memastikannya sebelum membuka pintu.